18 Juli 2008

Sebuah Dialog dengan PSA

Jadi bagaimana apakah anda setuju?

Ya begitu, jadi kami hanya meminjam nama, anda tidak perlu kerja

Ini dunia nyata, jangan terlalu terpaku pada peraturan lah

nanti tiap bulan ada sekitar 300-700 ribu lah

jangan anggap ini sebagai gaji, ente ga kerja, tapi gua bayar

yaa, tapi sepertinya beliau lebih suka kalau anda tidak datang

anda kan hanya belajar obat-obatannya kan?

memangnya anda mau stand by dengan gaji segitu?

...


Ini bukan tulisan keprihatinan, meski ditulis dengan suasana hati yang prihatin. Sesuatu yang mungkin jarang diketahui. Bahwa PSA juga tidak begitu paham seperti masyarakat pada umumnya tentang kompetensi apoteker. Mereka mengira kompetensi apoteker hanya pada ngurusi obat melulu, meracik dan sebagainya. Padahal apoteker juga belajar tentang komunikasi dengan pelanggan, manajemen, perhitungan HPP, pemasaran yang pada intinya mempersiapkan apoteker untuk mengelola apotek. Bukan hanya untuk menerima gaji tanpa kerja berarti.

...


Jadi APA? Gajinya berapa?

Sejuta ya?

Dua juta?

299 ribu


Bincang-bincang Bareng Bu Menkes Dari Karawang ke Pasundan

Dulu, Metro TV sempat menayangkan acara “Bincang-bincang Bareng Bu Menkes”. Sebuah langkah komunikasi publik yang layak diapresiasi dari sebuah instansi pemerintah. Setahu saya belum ada departemen lain yang mengambil langkah serupa, bahkan sampai melibatkan Menterinya secara langsung di garis depan. Kini acara itu tak muncul lagi, mungkin Depkes sedang sibuk menangani bertubi masalah kesehatan di negeri ini. Kita menantikan kembali pejabat yang sudi turun ke bawah untuk mengayomi. Tulisan berikut tidak berhubungan dengan tulisan sebelumnya.

Begitu cepat, hanya dalam tempo sekitar 1 bulan. Sejak “Karawang Ekspres” pertama terbit Senin 3 Maret 2008 kemudian Rabu 26 Maret, Koran tersebut terbit perdana lagi dengan lokomotif baru “Pasundan Ekspres.” Dunia bisnis memang dunia yang dinamis. Perusahaan yang lamban hanya perlu menunggu untuk ditinggalkan oleh para pesaingnya. Tapi perlu diperhatikan juga, perubahan seperti apa yang diusung. Apakah perubahan itu relevan dengan keuntungan yang akan diperoleh perusahaan?

Dua tulisan yang tidak saling berhubungan satu sama lain dalam satu posting. Sebenarnya sudah lama ditulis, tapi baru diposting sekarang.


Saya Sang Lilin

dan lilin-lilin kecil

sanggupkah memberi seberkas cahaya

ada sebuah lilin kecil

berharap dapat menerangi dunia

membawa terang untuk semua

tapi nyatanya

cuma sebuah lilin

yang hanya bisa membakar diri sendiri

---------------------------------------------------

namun demikian

lilin harapan adalah lilin yang tidak boleh padam